Senin, 04 Mei 2015

Perbandingan Trigonometri

Contoh Soal dan Pembahasan Identitas Trigonometri

  1. Sederhanakan bentuk trigonometri  (1 + cot2 β) / (cot β . sec2 β).

    Pembahasan
    Dari pecahan (1 + cot2 β) / (cot β . sec2 β), sederhanakan masing-masing penyebut dan pembilangnya.
    1 + cot2 β = cosec2 β
    ⇒ 1 + cot2 β = 1/sin2 β

    cot β . sec2 β = (cos β/ sinβ) . sec2 β
    ⇒ cot β . sec2 β = (cos β/ sin β).(1/cos2 β)
    ⇒ cot β . sec2 β = cos β / sin β.cos2 β

    Setelah digabung kembali diperoleh :
    (1 + cot2 β) / (cot β . sec2 β) = (1/sin2 β) / (cos β / sinβ.cos2 β)
    ⇒ (1 + cot2 β) / (cot β . sec2 β) = (1/sin2 β) . (sin β.cos2 β / cos β)
    ⇒ (1 + cot2 β) / (cot β . sec2 β) = sin β.cos2 β / sin2 β.cos β
    ⇒ (1 + cot2 β) / (cot β . sec2 β) = cos β / sin β
    ⇒ (1 + cot2 β) / (cot β . sec2 β) = cot β 
    Jadi, (1 + cot2 β) / (cot β . sec2 β) = cot β.
  2. Tentukan nilai dari (sin α - cos α)2 + 2 sin α cos α.

    Pembahasan
    Karena keterbatasan ruang dan pengkodean, jadi soal di atas dikerjakan masing-masing agar tidak terlalu panjang.
    (sin α - cos α)2 = sin2 α - 2 sin α. cos α +  cos2 α
    ⇒ (sin α - cos α)2 = sin2 α +  cos2 α - 2 sin α. cos α
    ⇒ (sin α - cos α)2 = 1 - 2 sin α. cos α
    Selanjutnya :
    (sin α - cos α)2 + 2 sin α cos α = 1 - 2 sin α. cos α + 2 sin α cos α
    ⇒ (sin α - cos α)2 + 2 sin α cos α = 1
    Jadi, (sin α - cos α)2 + 2 sin α cos α = 1.

  3. Buktikan bahwa sec4 α - sec2 α = tan4 α + tan2 α.

    Pembahasan
    sec4 α - sec2 α = tan4 α + tan2 α
    ⇒ sec2 α (sec2 α - 1) = tan2 α (tan2 α + 1)
    ⇒ sec2 α (tan2 α) = tan2 α (sec2 α)
    ⇒ sec2 α . tan2 α = sec2 α . tan2 α
    Jadi, sec4 α - sec2 α = tan4 α + tan2 α = sec2 α . tan2 α.
    Terbukti.
  4. Nyatakan setiap bentuk berikut ke dalam faktor-faktor yang paling sederhana.
    a. 1 - cos2 β
    b. sin2 α -  cos2 α
    c. tan2 α - 1
    d. sin2 α - 2 sin α cos α + cos2 α

    Pembahasan
    1. 1 - cos2 β
      Dari identitas sin2 β +  cos2 β = 1, maka diperoleh :
      ⇒ 1 - cos2 β = sin2 β
      Jadi, 1 - cos2 β = sin2 β.
    2. sin2 α -  cos2 α
      Dari identitas sin2 α +  cos2 α = 1, maka sin2 α  = 1 - cos2 α.
      ⇒ sin2 α -  cos2 α = 1 - cos2 α - cos2 α
      ⇒ sin2 α -  cos2 α = 1 - 2 cos2 α
      Karena 2 cos2 α - 1 = cos 2α, maka 1 - 2 cos2 α = - cos 2α.
      ⇒ sin2 α -  cos2 α = -cos 2α
      Jadi, sin2 α -  cos2 α = -cos 2α.
    3. tan2 α - 1
      Dari identitas 1 + tan2 α = sec2 α, maka tan2 α = sec2 α - 1
      ⇒ tan2 α - 1 = sec2 α - 1 - 1
      ⇒ tan2 α - 1 = sec2 α - 2
    4. sin2 α - 2 sin α cos α + cos2 α = sin2 α + cos2 α - 2 sin α cos α
      ⇒ sin2 α - 2 sin α cos α + cos2 α = 1 - 2 sin α cos α
      ⇒ sin2 α - 2 sin α cos α + cos2 α = 1 - sin 2α
      Jadi,  sin2 α - 2 sin α cos α + cos2 α = 1 - sin 2α .

  5. Buktikan tiap identitas trigonometri berikut.
    a. 1/3 sin2 α + 1/3 cos2 α = 1/3
    b. 3 cos2 α - 2 = 1 - 3 sin2 α
    c. 3 + 5 sin2 α = 8 - 5 cos2 α

    Pembahasan
    1. 1/3 sin2 α + 1/3 cos2 α = 1/3
      ⇒ 1/3 (sin2 α + cos2 α) = 1/3
      ⇒ 1/3 (1) = 1/3
      ⇒ 1/3 = 1/3
      Terbukti.
    2. 3 cos2 α - 2 = 1 - 3 sin2 α
      Ingat bahwa sin2 α + cos2 α = 1, maka 3 sin2 α + 3 cos2 α = 3.
      Dari 3 sin2 α + 3 cos2 α = 3, maka 3 cos2 α = 3 - 3 sin2 α.
      ⇒ 3 cos2 α - 2 = 1 - 3 sin2 α
      ⇒ 3 - 3 sin2 α - 2 = 1 - 3 sin2 α
      ⇒ 1 - 3 sin2 α = 1 - 3 sin2 α.
      Terbukti.
    3. 3 + 5 sin2 α = 8 - 5 cos2 α
      Dari 5 sin2 α + 5 cos2 α = 5, maka 5 sin2 α = 5 - 5 cos2 α.
      ⇒ 3 + 5 sin2 α = 8 - 5 cos2 α
      ⇒ 3 + 5 - 5 cos2 α = 8 - 5 cos2 α
      ⇒ 8 - 5 cos2 α = 8 - 5 cos2 α.
      Terbukti.

Tokoh Kita

Al-Battani - Bapak trigonometri

Al-Battani
Al-Battani
Lahir: 
sekitar 858, Harran dekat Urfa, Mesopotamia (sekarang Turki) 

Meninggal : 929 CE Qasr al-JISS (dekat Samarra), Damaskus 

Era: 
Zaman keemasan Islam 

Wilayah: 
Kalifat 

Kepentingan utama: 
Matematika, Astronomi, Astrologi 

Gagasan penting: 
Trigonometri 

Karya besar: 
Kitāb az-Zij
Al-Battani atau Muhammad Ibn Jabir Ibn Sinan Abu Abdullah dikenal sebagai bapak trigonometri. Ia adalah tokoh bangsa Arab dan gubernur Syria. Dia merupakan astronom Muslim terbesar dan ahli matematika ternama. Al-Battani melahirkan trigonometri untuk level lebih tinggi dan orang pertama yang menyusun tabel cotangen. Salah satu pencapaiannya yang terkenal adalah tentang penentuan tahun matahari sebagai 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik.

Al Battani (Bahasa Arab أبو عبد الله محمد بن جابر بن سنان الحراني الصابي البتاني ; nama lengkap: Abū ʿAbdullāh Muḥammad ibn Jābir ibn Sinān ar-Raqqī al-Ḥarrani aṣ-Ṣabiʾ al-Battānī), Sedangkan dalam Latin dikenal sebagai Albategnius, Albategni atau Albatenius.

Al-Battani lahir sekitar 858 di Harran dekat Urfa, di Upper Mesopotamia, yang sekarang di Turki. Ayahnya adalah seorang pembuat  instrumen ilmiah terkenal. Beberapa sejarawan Barat menyatakan bahwa dia berasal dari kalangan miskin, seperti budak Arab, namun penulis biografi tradisional Arab tidak menyebutkan ini. Dia tinggal dan bekerja di Ar-Raqqah, sebuah kota di utara pusat Suriah dan di Damaskus, yang juga merupakan tempat wafatnya.

Astronomi 

Salah satu prestasi Al-Battani yang paling terkenal di astronomi adalah penyempurnaan dari nilai-nilai yang ada untuk panjang tahun. Ptolemy menghitung panjang tahun matahari sebagai 365 hari, 5 jam, 55 menit dan 12 detik. Al-Battani menghitung kembali nilai-nilai tahun matahari untuk panjang tahun sebagai 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik. Para peneliti telah menganggap perbedaan fenomena karena Al-Battaniberada di lokasi geografis yang lebih dekat dengan lintang selatan, yang mungkin lebih menguntungkan bagi pengamatan tersebut.

Ia mampu memperbaiki beberapa hasil Ptolemy dan menyusun tabel baru dari matahari dan Bulan. Al-Battani menemukan kembali bahwa arah Matahari berubah.

Dia juga menguraikan ke tingkat tertentu sejumlah hubungan trigonometri, penggunaan sinus dalam perhitungan, dan sebagian dari garis singgung. Ia menjelaskan ke tingkat tertentu karya seorang astronom India, Aryabhata (476-550 M) dan astronom Yunani Pythagoras (570 SM -. c 495 SM). Dia juga menghitung kembali nilai-nilai untuk presesi ekuinoks (54,5 "per tahun, atau 1 ° dalam 66 tahun) dan arah miring dari ekliptika (23 ° 35 '), yang merupakan penjabaran dari Hipparchus. Dia menggunakan tingkat yang seragam untuk presesi dalam tabel nya.

Karya Al-Battani yang dianggap berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan astronomi ke tingkat tertentu.

Matematika 

Dalam matematika , al-Battani menghasilkan sejumlah persamaan trigonometri:
dan menggunakan gagasan al-Marwazi tentang tangen dalam mengembangkan persamaan-persamaan untuk menghitung tangen, cotangen dan menyusun tabel perhitungan tangen. Dia juga menemukan fungsi kebalikan dari garis potong dan cosecan, dan menghasilkan tabel pertama cosecants, yang ia disebut sebagai "tabel bayangan" (merujuk pada bayangan gnomon ), untuk setiap gelar dari 1 ° sampai 90 °.

Karya

karya utama Al-Battani yang terkenal adalah Kitāb az-Zij, atau buku tabel astronomi, juga dikenal sebagai az-Zij as-Sabi '. Hal ini sebagian besar didasarkan pada teori Ptolemy, dan sumber-sumber Yunani-Siria lainnya, sambil menunjukkan sedikit pengaruh India atau Persia.

Buku ini dicetak diterjemahan ke dalam bahasa Latin dan Spanyol, termasuk terjemahan Latin sebagai De Motu Stellarum oleh Plato dari Tivoli di 1116, yang kemudian dicetak ulang dengan penjelasan oleh Regiomontanus. Sebuah cetak ulang muncul di Bologna pada 1645. MS asli. diawetkan di Vatikan; dan perpustakaan Escorial memiliki di MS. sebuah risalah dari beberapa nilai olehnya pada kronologi astronomi.

Akhir hayat

Al-Battani meninggal pada tahun 929 di  Qasr al-JISS (dekat Samarra), Damaskus.

Minggu, 03 Mei 2015

Perbandingan Trigonometri Sudut Berelasi

 






Untuk menjawab hal ini, kita perlu memahami konsep kuadran. Kuadran adalah pembagian wilayah sudut menjadi 4 bagian yang sama dengan menggunakan koordinat kartesius.

Dengan memperhatikan grafik pembagian kuadran di atas, kita bisa memahami bahwa sudut-sudut istimewa terletak pada kuadran I, Untuk menentukan nilai perbandingan trigonometri di kuadran II, II, dan IV kita bisa menerapkan rumus perbandingan trigonometri yang telah kita pelajari sebelumnya, bahwa:




dimana r selalu positif, dan x atau y menyesuaikan letaknya dalam sumbu koordinat, maka diperoleh :






























Untuk menghafalkannya, kita cukup memandang nilai-nilai perbandingan yang positif saja, seperti pada grafik berikut :


Atau bisa kita lafalkan dengan ALL SIN TAN COS, sedangkan nilai perbandingan cosecan, secan dan cotangen letaknya sama dengan kebalikannya.

Soal dan Pembahasan Trigonometri Sudut berelasi

  1. Nyatakanlah perbandingan trigonometri berikut ini ke dalam perbandingan trigonometri sudut komplemennya!
    a. sin 52o
    b. cos 16o
    c. tan 57o
    d. cot 28o
    e. sec 56o
    f. cosec 49o

    Pembahasan 
    Perhatikan bahwa semua sudut yang ditanya berada pada kuadran I sehingga semua nilai perbandingan trigonometrinya positif.
    1. sin 52o = sin (90o - 38o)
      ⇒ sin 52o = cos 38o
      Jadi, sin 52o = cos 38o.
    2. cos 16o = cos (90o - 74o)
      ⇒ cos 16o = sin 74o
      Jadi, cos 16o = sin 74o
    3. tan 57o = tan (90o - 33o)
      ⇒ tan 57o = cot 33o
      Jadi, tan 57o = cot 33o
    4. cot 28o = cot (90o - 62o)
      ⇒ cot 28o = tan 62o
      Jadi, cot 28o = tan 62o
    5. sec 56o = sec (90o - 34o)
      ⇒ sec 56o = cosec 34o
      Jadi, sec 56o = cosec 34o
    6. cosec 49o = cosec (90o - 41o)
      ⇒ cosec 49o = sec 41o
      Jadi, cosec 49o = sec 41o

    Berikut rumus perbandingan trigonometri untuk sudut (90o - αo) dan (90o + αo). Ingat bahwa (90o - αo) menghasilkan sudut kuadran I sehingga semua perbandingan trigonometri bernilai positif sedangkan (90o + αo) menghasilkan sudut kuadran II sehingga hanya perbandingan trigonometri sinus dan cosecan yang bernilai positif.

    trigonometri sudut berelasi
  2. Nyatakan perbandingan trigonometri berikut ini dalam perbandingan trigonometri sudut lancip!
    a. sin 134o
    b. cos 151o
    c. tan 99o
    d. cot 161o
    e. sec 132o
    f. cosec 147o

    Pembahasan
    Sudut lancip merupakan sudut yang berada pada kuadran I sehingga sudut pada soal harus kita ubah menjadi sudut kuadran I dengan mengunakan rumus untuk sudut (90o + αo). Ingat bahwa untuk sudut kuadran II hanya sinus dan cosecan yang bernilai positif.
    1. sin 134o = sin (90o + 44o)
      ⇒ sin 134o = cos 44o
      Jadi, sin 134o = cos 44o.
    2. cos 151o = cos (90o + 61o)
      ⇒ cos 151o = -sin 61o
      Jadi, cos 151o = -sin 61o
    3. tan 99o = tan (90o + 9o)
      ⇒ tan 99o = -cot 9o
      Jadi, tan 99o = -cot 9o
    4. cot 161o = cot (90o - 71o)
      ⇒ cot 161o = -tan 71o
      Jadi, cot 161o = -tan 71o
    5. sec 132o = sec (90o - 42o)
      ⇒ sec 132o = -cosec 42o
      Jadi, sec 132o = -cosec 42o
    6. cosec 147o = cosec (90o - 57o)
      ⇒ cosec 147o = sec 57o
      Jadi, cosec 147o = sec 57o

  3. Dengan menggunakan rumus perbandingan triogonometri untuk sudut (90o + αo), hitunglah nilai dari setiap perbandingan trigonometri berikut ini!
    a. sin 135o
    b. cos 150o
    c. tan 120o

    Pembahasan
    1. sin 134o = sin (90o + 45o)
      ⇒ sin 134o = cos 45o
      Jadi, sin 134o = ½√2.
    2. cos 150o = cos (90o + 60o)
      ⇒ cos 150o = -sin 60o
      Jadi, cos 150o = -½√3.
    3. tan 120o = tan (90o + 30o)
      ⇒ tan 120o = -cot 30o
      Jadi, tan 120o = -√3.
  4. Sederhanakanlah setiap bentuk berikut ini :
    a. cos (90o - αo) / sin (90o - αo)
    b. sec (90o - αo) / cosec (180o + αo)
    c. sin (90o - αo) / sin (90o + αo)
    d. sin (180o - αo) / sin (90o - αo)
    e. cos (90o + αo) / cosec (180o - αo)

    Pembahasan 
    1. cos (90o - αo) / sin (90o - αo) = sin αo / cos αo
      ⇒ cos (90o - αo) / sin (90o - αo) = tan αo
      Jadi, cos (90o - αo) / sin (90o - αo) = tan αo.
    2. sec (90o - αo) / cosec (180o + αo) = cosec αo / -cosec αo
      ⇒ sec (90o - αo) / cosec (180o + αo) = -1
      Jadi, sec (90o - αo) / cosec (180o + αo) = -1
    3. sin (90o - αo) / sin (90o + αo) = cos αo / cos αo
      ⇒ sin (90o - αo) / sin (90o + αo) = 1
      Jadi, sin (90o - αo) / sin (90o + αo) = 1
    4. sin (180o - αo) / sin (90o - αo) = sin αo / cos αo
      ⇒ sin (180o - αo) / sin (90o - αo) = tan αo
      Jadi, sin (180o - αo) / sin (90o - αo) = tan αo
    5. cos (90o + αo) / cosec (180o - αo) = -sin αo / cosec αo
      ⇒ cos (90o + αo) / cosec (180o - αo) = -sin αo / (1/sin αo)
      Jadi, cos (90o + αo) / cosec (180o - αo) = - sin2 αo
  5. Jika α, β, dan γ adalah sudut-sudut dalam segitiga ABC, tunjukkanlah bahwa :
    a. sin (β + γ) = sin α
    b. cos (β + γ) = -cos α
    c. tan (β + γ) = -tan α

    Pembahasan 
    Ingat bahwa dalam segitiga jumlah sudutnya sam dengan 180o, sehingga berlaku :
    α + β + γ = 180o , → β + γ = 180o - α.
    1. sin (β + γ) = sin α
      ⇒ sin (180o - α) = sin α
      ⇒ sin α = sin α
      Terbukti.
    2. cos (β + γ) = -cos α
      ⇒ cos (180o - α) = -cos α
      ⇒ -cos α = -cos α
      Terbukti.
    3. tan (β + γ) = -tan α
      ⇒  tan (180o - α) = -tan α
      ⇒  -tan α = -tan α
      Terbukti.

Penerapan Trigonometri dalam Kehidupan


Peran Trigonometeri dalam Kehidupan:
a. Menghitung sudut serang (angle of attack) yg paling optimal dari suatu peluncur senjata, agar mampu melontarkan projektil sejauh mungkin 
b. Menentukan berapa gradien tertinggi dari suatu tanjakan dijalan umum dipe gunungan, agar semua kendaraan (terutama sedan, dgn panjang sumbu badan yg tinggi, tetapi, ketinggian as roda rendah), dapat melewatinya dgn selamat
c. Geografi untuk mengukur jarak antar tempat. 
ftrguy
d. Menghitung berapa "lift force" suatu sayap profil pesawat, dgn kecepatan tertentu, yg tidak boleh dilewati. Bila nilai ini dilewati, maka pesawat akan mengalami stall (jatuh karena tidak memiliki daya angkat), khususnya perhitungan ini diperlukan pada pesawat pemburu. 
e. Arsitek dalam mengukur tinggi suatu bangunan.
ghjtyi
f. Trigonometri digunakan dalam menemukan jarak antara benda-benda angkasa
kkdgjdfrhy 
g.Fungsi sinus dan cosinus merupakan dasar bagi teori fungsi periodik seperti pada gelombang suara dan cahaya.
kjnbgufirf 
kghu
h.trigonometri juga digunakan dalam oseanografi dalam menghitung ketinggian gelombang air laut









Berikut ini saya selipkan video tentang penerapan trigonometri dalam kehidupan. Semoga bermanfaat!

Tabel Trigonometri

Tabel Trigonometri Sudut-Sudut Istimewa



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtO-F6kn_HLkZ4G4bxOZZr3301pEHULscClsf_fEnk-I8eiEi4Fpwnw2El5MclcpHvZHlfA6LFhlo4PJBzzWykDC6uie29FT895vIArsHQuWAkhpvA3EPSsPVZ1ThtDS3lj1_G7LY_9qU/s1600/Trig-Leader.JPG
Jika sudut yang dicari bukan nilai dari sudut istimewa kita dapat menggunakan tabel trigonometri untuk membantu menemukan nilai sudutnya.
Dalam mencari nilai fungsi trigonometri sudut 0° hingga 44°60′ atau 45°, lihat bagian atas.
Untuk sudut 45° hingga 90°, lihat bagian bawah.
Ubah sudut ke dalam sistem menit.
Contoh 1:
sin 37,5° = … ?
37,5° = 37° + 0,5 × 60′ = 37°30′
Cari nilai 37° di bagian atas, kemudian telusuri kolom pertama hingga angka 30:
contoh_tabel_sin_01
Sehingga  sin 37,5° = 0,6088

Contoh 2:
tan 56,1° = … ?
56,1° = 56° + 0,1 × 60′ = 56°6′
Cari nilai 56° di bagian bawah, kemudian telusuri kolom terakhir dari bawah ke atas hingga angka 6:
contoh_tabel_tan_01
Sehingga nilai tan 56,1° = 1.4882
 

Persamaan Trigonometri Sederhana

Persamaan Trigonometri adalah suatu persamaan yang memuat fungsi trigonometri dari suatu sudut yang belum diketahui

Rumus Penyelesaian Persamaan Trigonometri

Sinus



Cosinus



Tangen



k diisi nilai 0, 1, 2, 3 dan seterusnya.

Contoh:

Soal No. 1
Untuk 0° ≤ x ≤ 360° tentukan himpunan penyelesaian dari sin x = 1/2

Pembahasan
Dari:
sin x = 1/2

Untuk harga awal, sudut yang nilai sin nya 1/2 adalah 30°.

Sehingga
sin x = 1/2
sin x = sin 30°

Dengan pola rumus yang pertama di atas:



(i) x = 30 + k ⋅ 360
k = 0 → x = 30 + 0 = 30 °
k = 1 → x = 30 + 360 = 390 °


(ii) x = (180 − 30) + k⋅360
   x = 120 + k⋅360            
x = 150 + k⋅360
k = 0 → x = 150 + 0 = 150 °
k = 1 → x = 150 + 360 = 510 °

Dari penggabungan hasil (i) dan hasil (ii), dengan batas permintaan 0° ≤ x ≤ 360°, yang diambil sebagai himpunan penyelesaiannya adalah:
HP = {30°, 150°}

Soal No. 2
Untuk 0° ≤ x ≤ 360° tentukan himpunan penyelesaian dari cos x = 1/2

Pembahasan
1/2 adalah nilai cosinus dari 60°.

Sehingga

cos x = cos 60°



(i) x = 60° + k ⋅ 360°
k = 0 → x = 60 + 0 = 60 °
k = 1 → x = 60 + 360 = 420°

(ii) x = −60° + k⋅360
x = −60 + k⋅360
k = 0 → x = −60 + 0 = −60°
k = 1 → x = −60 + 360° = 300°

Himpunan penyelesaian yang diambil adalah:
HP = {60°, 300°}

Soal No. 3
Untuk 0° ≤ x ≤ 720° tentukan himpunan penyelesaian dari sin (x − 30) = 1/2 √3

Pembahasan
1/2 √3 miliknya sin 60°

Sehingga

sin (x − 30) = sin 60°



dan


Untuk 0° ≤ x ≤ 720°, HP = {90°, 150°, 450°, 510°}

Soal No. 4
Untuk 0° ≤ x ≤ 360° tentukan himpunan penyelesaian dari
cos (x − 30°) = 1/2 √2

Pembahasan
Harga awal untuk 1/2 √2 adalah 45°



HP = {75°, 345°}

Soal No. 5
Himpunan penyelesaian persamaan:

cos 2x + sin x = 0

untuk 0 < x ≤ 2π adalah.....
A. {π/2, 4π/3, 5π/3}
B. {π/2, 7π/6, 4π/3}
C. {π/2, 7π/6, 5π/3}
D. {π/2, 7π/6, 11π/6}
E. {π/2, 5π/3, 11π/6}

Pembahasan
Dari rumus sudut rangkap dari pelajaran sebelumnya:
cos 2x = cos2 x − sin2x
cos 2x = 2 cos2 x − 1
cos 2x = 1 − 2 sin2 x

cos 2x + sin x = 0
1 − 2 sin2 x + sin x = 0
− 2 sin2 x + sin x + 1 = 0
2 sin2 x − sin x − 1 = 0

Faktorkan:
(2sin x + 1)(sin x − 1) = 0
2sin x + 1 = 0
2sin x = −1
sin x = −1/2
x = 210° dan x = 330°
atau
sin x − 1 = 0
sin x = 1
x = 90°

Sehingga:
HP = {90°, 210°, 330°} dalam satuan derajat.
HP = {π/2, 7π/6, 11π/6} dalam satuan radian.

Jawaban : D.

Soal No. 6
Himpunan penyelesaian persamaan cos 2x + 5 sin x + 2 = 0 untuk 0 ≤ x ≤ 2π adalah…
A. {2π/3,4π/3}
B. {4π/3, 5π/3}
C. {5π/6, 7π/6}
D. {5π/6, 11π/6}
E. {7π/6, 11π/6}

Pembahasan
Persamaan trigonometri:
Misalkan sin x sebagai P dan juga cos 2x = 1 − 2sin2 x


Soal No. 7
Himpunan penyelesaian persamaan 2cos 2x − 3 cos x + 1 = 0 untuk 0 < x < 2π adalah…
A. {π/6, 5π/6}
B. {π/6, 11π/6}
C. {π/3, 2π/3}
D. {π/3, 5π/3}
E. {2π/3, 4π/3}

Pembahasan
2cos 2x − 3 cos x + 1 = 0

Faktorkan:
(2cos x − 1)(cos x − 1) = 0
(2cos x − 1) = 0
2cos x = 1
cos x = 1/2
x = 60° = π/3 dan x = 300° = 5π/3

atau
(cos x − 1) = 0 cos x = 1
x = 0° dan x = 360° = 2π (Tidak diambil, karena diminta 0 < x < 2π)

Jadi HP = {π/3, 5π/3}
Jawaban: D

Soal No. 8
Himpunan penyelesaian dari persamaan cos 4x + 3 sin 2x = −1 untuk 0° ≤ x ≤ 180° adalah…
A. {150°,165°}
B. {120°,150°}
C. {105°,165°}
D. {30°,165°}
E. (15°,105°)

Pembahasan
Ubah ke bentuk sin semua, dengan rumus sudut rangkap, kemudian faktorkan:
cos 4x + 3 sin 2x = −1


Untuk faktor


Tidak Memenuhi, lanjut ke faktor


Diperoleh

Jadi HP = {105°,165°}
Soal No. 9
Himpunan penyelesaian dari 2 sin2 x − 3 sin x + 1 = 0 dengan 0° ≤ x ≤  360° adalah....
A. {30°, 90°, 150°}
B. {30°, 120°, 240°}
C. {30°, 120°, 300°}
D. {30°, 150°, 270°}
E. {60°, 120°, 270°}
(UN Matematika SMA IPA 2014)

Pembahasan

Soal No. 10
Himpunan penyelesaian persamaan cos 2x − 2 sin x = 1; 0 ≤ x < 2π adalah....
A. {0, π, 3π/2, 2π}
B. {0, π, 4π/3, 2π}
C. {0, 2π/3; π, 2π}
D. {0, π, 2π}
E. {0, π, 3π/2}

Pembahasan
Soal ini lebih mudah lagi, syaratnya adalah 0 ≤ x < 2π , maka x tidak boleh memuat 2π, karena tandanya adalah lebih kecil dari 2π bukan lebih kecil atau sama dengan. Jadi pilihan yang ada 2π nya salah, hanya E yang tidak memuat 2π. Jadi jawabnya yang E